wibiya widget

wibiya widget

"TV KALTIM NETWORK: Golkar, PKS, PDI-P dan Hanura sebut nama pihak yang bertanggung jawab terhadap bailout century Bawaslu: Dana kampanye SBY-Budiono memang bermasalah Wawali Balipapan : Waspadai pungutan di sekolah Alokasi Dana Desa (ADD) Kukar dapat tambahan Rp 20 Milyar Sheila Marcia melahirkan bayi Perempuan

Tuesday, February 23, 2010

Wagub Kaltim tidak persoalkan PNS ikut pilwakot


Pemilihan umum kepala daerah kota Samarinda pada tahun 2010 ini , membuat sebagian kalangan ingin turut berpartisipasi mencalonkan diri.  Tidak hanya kalangan politisi dari partai politik,  akan tetapi mulai para pengusaha, akademisi,  bahkan pegawai negeri sipil pun, turut imencalonkan diri. Menanggapai PNS yang terlibat dalam pengajuan diri sebagai bakal calon kepala daerah, wakil gubernur kaltim tidak mempersoalkannya.

Bagi sebagian warga samarinda sudah tidak asing lagi dengan beredarnya pasangan calon kepala daerah antara syahari jaang dengan nursirwan ismail telah beredar di facebook  walau pun tahapan pemilihan belum berlangsung  namun sejumlah kegiatan telah dilakukan untuk mempromosikan diri diajang pemilihan kepala daerah tersebut, terlebih pasangan Sahari-Jaang masih berstatus PNS.

Menanggapi hal tersebut, wakil gubernur kaltim Farid Wadjdy mengungkapkan bahwa pihaknya mengaacu pada undang-undang bahwa status  PNS tidak di permasalahkan, akan tetapi PNS yang bersangkutan harus mengundurkan diri dari jabatanya.

Wagub mencontohkan, dirinya saat mencalonkan diri maju sebagai wagub,  setelah proses pengajuan surat ke kpu,  mengundurkan diri sebagai kepala Departemen Agama (Depag) Kaltim saat itu , namun Farid menegasakan bahwa bagi PNS yang ingin mencalonkan diri di pemilihan kepala daerah dengan lapang dada lebih capat lebih baik,  mengundurkan diri, sehingga tidak menggangu jabatan yang di embannya.

Tim liputan: wahyudin (Tepian Channel)

Related Post:

Dapur Redaksi

/

Advertisement

.

TV Kaltim Network on Facebook

Create by Jasaweblog dot com